Bangun Rumah Tangga yang Harmonis setelah pernikahan

Andi Afyuniarti/ November 30, 2017/ General/ 0 comments

Yang pertama harus dipahami apa arti sebuah pernikahan. memahami arti satu buah pernikahan sangatlah utama Mengingat pernikahan yaitu wasilah suci sela dua jalma yg terdiri asal laki-laki dan perempuan dan disahkan baik secara religi ataupun hukum bersama begitu pernikahan tak mampu dilaksanakan hanya sekehendak individu yang bertali sekalipun pernikahan lengkap dengan kemasan kewajiban hak, aturan dan tujuannya. Seperti misalnya laki bertanggung jawab menafkahi secara lahir dan batin kepada istrinya, bersimpati dan menaungi sang istri bermula segala tuntutan baik fisik maupun psikis. aspek ini sangat terang mendahulukan bahwa tidak menafkahi dan laksanakan keganasan terhadap hawa bukanlah aksi yg dibenarkan. Maka, jika mau rumah tangganya harmonis penuhilah kewajibannya dengan baik.

Tak cuma suami yg mempunyai tugas meskipun istri semula memiliki pikulan yang pastinya tidak sama mulai sejak pekerjaan laki Dalam falsafah islam menyebutkan bahwa keharusan mutlak seseorang putri ialah patuh pada suami bila suami tak mengizinkan hawa bepergian misalnya maka taatlah kepadanya. Melanggarnya hanya bakal menyentuh perasaan suami sebagai komandan dalam rumah tangga.

Maka hendaknya setiap pasangan suami istri memahami komitmen ataupun haknya masing-masing. janganlah sampai salah kaprah, berpikir pendapatnya paling benar dan menyia-nyiakan esensi tujuan berasal pernikahan yg memang begitu

Yang kedua kenali idiosinkrasi pasangan. rumah injak-injak dibangun oleh dua orang dewasa yg tidak serupa karakternya. dengan cara fisik tengah sudah tidak sama malahan secara pikiran dan psikisnya.Mereka lahir asal orang lanjut umur alam sekolah dan lokasi tugas tidak serupa jadi sangat tak rasa-rasanya mereka berkembang menjadi pribadi yang sama tambahan pula cocok 100 % Menyadari latar belakang yg berlainan tertera maka kenali kelakuan seseorang laki ataupun betina dengan baik. biar nantinya dapat saling menguncup dan memaklumi.

Yang ketiga hormati pasangan beserta keluarganya. menghormati pasangan beserta seluruhnya anggota keluarganya sangat penting Mengingat pernikahan bukanlah sekedar menyatukan dua orang laki dan wanita padahal mengumpulkan dua bangsa besar yang silih tidak serupa latar belakangnya.

Yang keempat, kelola emosi. hunian tangga tak barangkali dapat senantiasa menyenangkan. varietas pendapat sela suami dan putri sudah amat sangat alami akan melainkan dalam menyikapi perbedaan kita mesti bijaksana jangan sampai hingga menjadi pribadi impulsive dalam mengambil ketentuan yg akhirnya membebankan jikalau salah satu serta terbakar api emosi, maka hadapi lah dgn sirah dingin. Sadarilah bahwa tiada orang yg legal

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*