Hantaran Pernikahan

Yuli Agfansah/ Oktober 11, 2017/ General/ 0 comments

Bagian rangkaian kegiatan sebelum hari pernikahan adalah seserahan. Prosesi ini menyertakan pihak keluarga besar dari para mempelai. Di tahap ini biasanya dilaksanakan dengan membawa barang barang yang kemudian diserahkan dari keluarga pria pada calon besan

Yang biasanya ditenteng ketika seserahan untuk acara berdasarakan adat istiadat

Jajanan tradisional seperti wajik, jenang, jadah, dan kue lapis, yaitu cemilan yang dibuat dari ketan. Cemilan khas Budaya Leluhu ini merupakan simbol pengakrapan. Sesuai akan karakter panganan itu yang lengket 1 sama lainnya, diharapkan cinta kedua sejoli juga tetap terus langgeng laksana makanan yang dibawa.

Daun Suruh ayu.

Suruh ataupundaun sirih secara lambang adalah harapan supaya kedua calon mempelai diliputi suka cita kemudian keselamatan selama menjalani kehidupan berkeluarga. Tidak ada ketentuan total daun sirih yang hendak diikutkan dalam bingkisan seserahan serta begitu pun dengan jenisnya. Ada yang menyertakannya dengan digulung masing masing, namun ada juga yang menatanya dengan teknik yang sederhana aja.

Alat make up.

Sudah pasti, penyerahan yang satu ini dikhususkan agar calon mempelai perempuan yang berarti keindahan dan kecantikan. Pemberian perlengkapan make up terkait dimaksudkan sebagai motif perhatian serta penghargaan mempelai pria terhadap kecantikan pasangan wanita. Dan diminta, mempelai wanita mampu selalu tampil cantik di depan suaminya semasa mengarungi mahligai pernikahan.
Alas kaki. Alas kaki seperti sendal, selop, serta sepatu biasanya pula harus disertakan dalam acara seserahan. Bingkisan ini bermakna, calon wanita atau pria sudah bersedia menapaki kehidupan rumah tangga dan bersedia menjalaninya bersama-sama.
Buah-buahan. Bermacam macam buah-buahan seperti buah anggur, apel, pisang sampai jeruk merupakan simbol kasih sayang selanjutnya bentuk kesuburan. Arti memberikan buah-buahan adalah harapan saya harap cinta dan kasih sayang antara kedua pasangan tetap tumbuh serta segar seperti buah-buahan tersebut.

Pakaian.

Biasanya, berbagai bentuk pilihan pakaian untuk penyerahan adat Jawa diantaranya: kain batik, selendang, ataupun dapat juga berbentuk beragam pakaian wanita lainnya untuk (untuk mempelai wanita). Beberapa orang malahan menyertakan perlengkapan sholat seperti mukena ataupun sejadah. Makna untuk pemberian perlengkapan tersebut diinginkan dalam mengarungi hari hari dalam ikatan hubungungan keluarga, kedua mempelai dapat menghadapi masalah mereka. Selanjutnya diminta tiap ada masalah, salah 1 pihak tidak akan menceritakan masalah yang kedua sejoli ini sedang lalui ke orang lain.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*